Cara Memeriksa Jumlah Aliran Bensin atau Bahan Bakar Pada Motor Injeksi

Sejeworks – Salam oprex dan salam satu asphal, selamat datang kembali diblog otomotif yang mengupas seluk beluk sepeda motor. Mulai dari review motor terbaru, tips dan trik bongkar pasang, mesin, elektrikal, injeksi, karburator dan masih banyak lagi. Kali ini kita akan ngomongin cara memeriksa jumlah aliran bahan bakar motor injeksi, cara ini akan kita lakukan untuk mengecek apakah kinerja pompa bahan bakar dan injektor bekerja secara optimal atau malah ada kerusakan pada part – part yang terkait dengan sistem alairan bahan bakar tersebut.

Sebelum kita mulai membahas lebih dalam lagi, kita bahas terlebih dahulu apa saja komponen yang terkait dengan sistem aliran bahan bakar. Jika pada motor karburator komponen aliran bahan bakar hanya meliputi, tangki bensin (tangki bahan bakar), kran bensin (bahan bakar), filter bensin, selang bensin dan karburator. Sementara pada motor injeksi mempunyai banyak komponen seperti, pompa bensin (fuel pump), filter bensin, selang bensin dan injektor.





Selain itu cara kerja dari sistem aliran bahan bakar antara motor karburator dengan motor injeksi mempunyai perbedaan, jika motor karburator mengandalkan gaya grafitasi dan gaya hisap dari piston pada posisi TMB. Maka pada motor injeksi mengandalkan suplay arus listrik dari aki / accu, jadi kalau ada arus listrik yang mengalir ke pompa bensin akan sesuai dengan tegangan aki / accu. Jika aki ngedrop atau soak dengan tegangan dibawah 10 volt, ECU akan memperioritaskan suplay arus listrik tetap 12 volt ke pompa bensin. Dengan mengambil arus listrik pada sistem beban (klakson, lampu sen, lampu rem, lampu senja), tapi sebaiknya jangan paksakan motor injeksi menggunkan aki dalam kondisi ngedrop atau soak.

Cara Memeriksa Jumlah Aliran Bahan Bakar Motor Injeksi


Untuk memeriksa jumlah aliran bahan bakar kita akan menggunakan 2 cara, yang pertama mengecek jumlah aliran bensin atau bahan bakar dari selang bensin menuju injektor. Sedangkan cara yang kedua yaitu mengecek jumlah pengkabutan bahan bakar dari injektor, jumlah pengkabutan yang dimaksud yaitu besarnya butiran – butiran bahan bakar atau bensin dari injektor. Dari kedua cara diatas bisa diterapkan untuk semua motor injeksi, yang menjadi perbedaannya adalah jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh pompa bensin dan semprotan injektor. Tapi ada patokan jumlah aliran bahan bakar yang sesuai dengan standard minimumnya yaitu 50 cm3 / 10 detik, nah untuk lebih jelasnya cara mengecek jumlah aliran bahan bakar motor injeksi.

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu melepas fitting / soketan selang bensin yang berdekatan dengan injektor. Cara melepas soketan fitting pada motor injeksi berbeda – beda tergantung penguci selang bensin tersebut.

Kemudian siapkan gelas ukur sebagai penampung bahan bakar dan sebagai media pengukur jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh pompa bahan bakar (fuel pump).

Putar kunci kontak pada posisi On selama 2 detik, maka fuel pump akan mendengung dan bensin akan keluar dari selang bahan bakar. Setelah 2 detik putar kembali kunci kontak pada posisi Off, lakukan cara ini sebanyak 5 kali.

Setelah itu perhatikan jumlah bahan bakar yang terdapat pada gelas ukur, standar minimum bahan bakar yang terdapat pada gelas ukur harus 50 cm3 / 10 detik. Jika kurang dari nilai tersebut maka periksa tekanan pompa bensin, filter bensin dan selang bensin dari penyumbatan.

Cara Mengecek Pengkabutan Bahan Bakar dari Injektor Pada Motor Injeksi


Sebelum kita melakukan pengecekan bahan bakar di injektor, usahakan kondisi kunci kontak Off dan selang bensin terpasang pada masing – masing dudukannya baik dibagian injektor dan dibagian pompa bensin.

Cara ini hampir sama dengan cara diatas tapi tetap ada sedikit perbedaan, untuk mengecek pengkabutan bensin harus melepas injektor dari throtle body atau manifold (tergantung dari posisi sensor injektor tersebut).

Untuk melepas sensor injektor caranya cukup melepas baud 10 mm yang letaknya berada di joint injektor, ingat kita hanya melepas baud tersebut maka kita bisa dengan mudah menarik keatas sensor injektor beserta joint injektor.

Arahkan semprotan injektor untuk menjauhi busi, tujuannya untuk menghindari terjadinya kebakaran.

Setelah itu putar kunci kontak ke posisi On, tapi jangan lupa pegang dengan erat joint dan sensor injektor. Sebab bahan bakar akan menekan joint tersebut dan membuat injektor terlepas dari joint.

Selanjutnya lakukan starter elektrik, pada kondisi normal injektor akan mengkabutkan bensin / bahan bakar. Jadi bahan bakar yang keluar dari injektor berbentuk butiran – butiran kecil dan berbeda dengan bensin cair yang dikeluarkan oleh selang bensin.

Yang menjadi berapa banyak jumlah bensin yang dikabutkan oleh injektor ?, maka hal ini lumayan susah untuk mencari patokannnya. Tapi pada intinya injektor harus mengkabutkan bahan bakar saat dilakukan kick starter dan elektrik starter.

Nah biar lebih jelasnya langsung saja tonton video ini sampai selesai dan jangan lupa bantu blog dan channel ini supaya bisa berkembang, caranya dengan subscribe, komen, like dan sharenya ya bro…


Akhir kata dari gua tetap keep riding no arogan, hormati para pejalan kaki dan salam oprex, salam satu asphal selalu.. wor… wor…

Komentar