Mesin Vario 125 Ngelitik dan Bunyi Kasar, Ini Cara Bongkar Mesin serta Harganya

Sejeworks – Salam oprex dan salam satu asphal, mesin Honda Vario 125 lama dan Vario 125 LED terkadang mengalami masalah / trobel, mulai dari motor ngelitik, piston ngekor / mbaling, kruk as oblag dan motor ngebul. Sebenarnya hal – hal seperti ini hal yang umum terjadi pada sepeda motor, tapi kali ini kita akan lebih fokus ngomongin motor Honda Vario 125 old / lama dan Vario 125 LED. Kedua motor ini walaupun beda body dan tahun pembuatan tapi untuk bagian mesin tidak ada perbedaan yang mencolok, bahkan untuk urusan mesin komponen yang dipakai bisa dilakukan substitusi. Nah, sebelum kita ngomongin lebih jauh lagi, gua mau minta bantuan lo semua bro.. supaya lo bantu gua dengan like, komen, share dan subscribenya. Agar channel dan blog ini bisa berkembang menjadi lebih baik lagi, untuk memepersingkat waktu langsung saja check it dot ya bro.

Apa Perbedaan Mesin Honda Vario 125 dan Vario 150

Secara volume cylynder jelas beda ya bro, Vario 150 menggunakan piston dengan diameter 58 mm dengan diameter pen piston 14 mm. Sedangkan Vario 125 menggunakan piston dengan diameter 52,5 yang menggunakan pen piston 13 mm. Perbedaan ini lah yang akan membuat beberapa perbedaan lainnya seperti Piston kit, Cylinder com, paking head cylinder dan kruk as (connecting road). Jika kebetulan lo ingin menaikan CC atau bore up Honda Vario 125 bisa menggunakan beberapa part mesinnya, seperti paking head cylinder dan cylinder com / blok cylinder. Untuk masalah piston bisa menggunakan piston – piston after market yang diamternya 58 mm dengan diamter pen piston 13 mm. Tapi kita ngga lagi ngomongin masalah bore up ya bro, karena hal ini masalah dapur he… takut diketawaain mekaniknya Valentino Rosi he… he…

Penyebab Honda Vario 125 Ngelitik

Sama seperti motor – motor pada umumnya yang mengalami kendala / masalah, saat jam terbang alias umur motor atau kilometer motor lebih dari 50.000 km. Sebentar – sebentar 50.000 km berapa tahun bro ? Ya kurang lebih 5 tahunlah bro, itu hitungan normalnya jika sebulan 1000 km. Beda halnya jika motor sering kena macet, panas dan selalu touring, entah ngojek, kirim – kirim barang, berangkat kerja dengan perjalanan yang jauh. Jika motor lo punya jam terbang tinggi bisa saja terjadi trobel atau kerusakan saat motor lo menginjak 30.000 km. Jadi kerusakan pada motor terutama bagian mesin dipengaruhi oleh banyak hal, mulai dari perawatan berkala seperti ganti oli mesin, oli gardan dan air radiator. 

Vario 125 yang ngelitik sering kali disebabkan karena tensioner yang rusak, lebih tepatnya lilitan seng / zink didalam tensioner patah. Untuk mengatasi hal ini bisa dengan melilit ulang lilitan seng tersebut, tapi hal ini tidak dianjurkan oleh pabrikan. Mengganti tensioner yang rusak dengan tensioner baru merupakan anjuran pabrikan, ada banyak tensioner yang bisa digunakan sebagai subtitusi seperti tensioner BeAT, CBR150R, CB150R, Verza dan masih banyak lagi.    

Harga Komponen Mesin Vario 125

Paking blok cylinder 12191-kzr-600 Rp 25.000,

Paking head cylinder 12251-KZR-601 Rp 25.000,

piston kit 131A1-KWN-902 Rp 150.000,

blok piston 1210A-KZR-602 Rp 250.000,

tensioner 14520-KZR-602 Rp 140.000,

Cara Bongkar dan Mengganti Tensioner Honda Vario 125

Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu melepas jok dan cover depan jok dengan menggunakan obeng plus serta kunci T10.

Setelah itu gunakan kunci T10 untuk untuk melepaskan throttle body, selang bensin dan kabel gas. Tujuannya supaya throttle body lebih gampang dipindah tempat, serta selang bensin dan kabel gas tidak manteng / ketarik. 

Kemudian gunakan obeng plus besar untuk melepas tutup stelan tensioner dan T10 untuk melepas baud tensioner. 

Langkah berikutnya ganti tensioner dan pasang kembali throttle body tersebut.

Nah, untuk lebih jelasnya tonton video ini sampai selesai dan jangan lupa tinggalkan komen, like, share dan subcribnya.




Akhir kata dari gua tetap keep riding no arogan, hormati para pejalan kaki salam oprex dan salam satu asphal selalu.   

Komentar