Apa Perbedaan Sevis Kecil dan Servis Besar Pada Sepeda Motor

Sejeworks – Salam oprex dan salam satu asphal, perawatan sepeda motor adalah yang harus diperhatikan oleh para pengguna dan pemilik sepeda motor tersebut. Kenapa harus diperhatikan ? Sebab rusaknya motor akan kembali lagi kepemilik dan pengguna motor tersebut. Kecuali jika lo emang lagi apes parah he… pinjam motor teman, saudara atau orang lain dan ternyata motor tersebut ngga pernah dirawat hanya bodynya saja ya menggoda. Eh… giliran lo pakai motor ngejim / piston ngancing, entah dari ngga ada oli mesinnya ataupun air radiatornya he…. He…  Kalau kasusnya kayak gini lo ngga bisa disalahin bro, tapi harus dikasihani ha… ha….

Jadi pada intinya servis dan perawatan berkala itu penting dan sangat penting sekali, lho emangnya beda servis dengan perawatan berkala. Sebenarnya servis dan perawatan berkala itu satu paket tapi sering terpisah. Lho kok bisa ? Bisa saja lah bro, contohnya kasusnya seperti ini. Saat servis dibengkel terkadang mekanik atau montirnya hanya mengikuti intruksi dari pemilik motor, servis dan ganti oli. Sudah itu saja tanpa dilakukan pengecekan lain seperti kondisi bearing roda, kampas rem, lampu – lampu, air radiator, busi, filter udara dan masih banyak lagi. Orang akan lebih cendrung mengira mekanik yang melakukan pengecekan runtut pada motor, adalah mekanik yang mengada – ada (golet – golet). Padahal  pengecekan rutin seperti itu akan membuat kondisi motor jauh lebih baik, dengan catatan kondisi dompetnya yang akan tidak baik ha… ha…. Ngga bro becanda, setelah kita tahu kondisi motor kita, kita bisa memilih untuk melakukan penggantian saat itu juga atau mungkin dipending untuk waktu selanjutnya setelah kondisi dompet membaik. Sebelum kita ngomong kesana kemari, kita akan bahas apa itu servis kecil atau servis ringan alias servis berkala dan servis besar, ok langsung saja check it dot ya bro.  

Apa Itu Servis Ringan atau Servis Berkala

Servis ringan atau servis kecil alias servis berkala adalah tindakan yang dilakukan untuk mengembalikan performa sepeda motor, tindakan yang dimaksud meliputi penyetelan, pembersihan dan penggantian komponen pada sepeda motor. Servis ringan biasanya akan lebih fokus ke bagian karburasi dan komponen – komponen selain mesin, seperti suspensi, sistem penggerak, filter udar dan masih banyak lagi. Ada beberapa check point saat melakukan servis ringan, untuk lebih jelasnya langsung saja check it dot ya bro.    

15 Poin Check Servis Ringan Sepeda Motor

1. Kondisi Langsam / Stasioner Motor,

2. Engine Sound, 

3. Busi,

4. Filter Udara,

5. Oli Mesin,

6. Oli Gardan,

7. Suspensi Depan & Belakang,

8. Ban & Tekanan Ban,

9. Kampas Rem Depan & Belakang,

10. Lampu – Lampu dan Sistem Kelistrikan,

11. Kondisi Bearing Roda,

12. Air Radiator,

13. Kabel Gas dan Kabel Kopling,

14. Vbelt Roller ataupun Gear Set, 

15. Komstir,

Biaya Servis Ringan Sepeda Motor

Sebenarnya biaya servis ringan sepeda motor sangatlah bervariasi, hal ini bisa disebabkan karena volume cylinder motor (cc), lokasi bengkel, tingkat kesulitan motor dan jenis bengkel. Biaya servis dibengkel resmi dan bengkel umum mempunyai perbedaan harga yang cukup mencolok, servis dibengkel umum biasanya lebih murah jika dibandingkan dengan bengkel resmi. Nah kualitasnya bagimana ? Kalau urusan ini gua ngga mau ngomong lebih jauh lagi, sebab pengetahuan teknik, skil dan pengalaman atau jam terbang  mekanik berbeda – beda. Tapi gua lebih menyarankan pilih mekanik yang berpengalaman dan jangan pindah – pindah mekanik, kecuali kalau sudah kecewa parah he… he... 

Apa Itu Servis Besar Sepeda Motor

Sama seperti halnya servis ringan, servis besar dilakukan untuk menjaga performa motor yang difokuskan pada mesin dan ruang bakar. Jadi servis besar adalah tindakan penyetelan, pembersihan dan penggantian komponen – komponen mesin diruang bakar. Servis besar pada sepeda motor meliputi skir klep, penggantian seal klep, pembersihan kerak karbon dipiston dan pembersihan kerak karbon disudut squish. Servis besar akan sangat berdampak bagi motor – motor yang telah memiliki usia lanjut atau motor – motor tua. Apakah servis besar sama dengan bongkar mesin ? Secara bahasa memang berbeda antara bongkar mesin dan servis besar. Tapi secara praktek sama aja bro, bongkar mesin biasanya dimaksudkan untuk penggantian part, seperti piston / seher, kruk as, noken as dan masih banyak lagi.     

Berapa Kilometer Harus Turun Mesin

Kapan harus turun mesin ? Nah pertanyaan seperti ini lumayan susah dijelaskannya bro, turun mesin biasanya dilakukan jika motor mengalami kendala dibagian mesin. Seperti motor ngebul, bunyi kasar dari stang seher, overheating, klep dan piston tabrakan, serta masih banyak kendala lainnya. Tapi jika kebetulan motor lo tidak pernah mengalami hal – hal diatas, atau lebih gampangnya tidak pernah dilakukan pembongkaran mesin atas, maka usahakan setiap 5 tahun sekali atau kilometer 50.000, dilakukan servis besar. 

Jika motor sudah 5 tahun tapi kilometernya masih dibawah 30.000, lebih baik jangan dulu dilakukan overhoul atau servis besar. Kenapa jangan dilakukan ?, kilometer segitu jika menggunakan bahan bakar tanpa timbal, kondisi ruang bakarnya tidak terlalu kotor oleh tumpukan kerak karbon. Kerak karbon yang menumpuk diruang bakar jika dibiarkan terlalu lama akan membuat, loss kompresi, langsam menjadi tidak stabil, knocking atau kompresi yang terlalu padat. Dari 2 hal ini tersebut akan berberbeda – beda akibatnya pada setiap motor ya bro...   

Berapa Lama dan Berapa Biaya Servis Besar Sepeda Motor

Lama pengerjaan servis besar biasanya 3 hari atau bahkan bisa kurang dari itu, hal ini tergantung mekanik yang mengerjakannya. Sebenarnya jika dikerjakan secara ngoyo dan ketersedian spare part bisa dilakukan satu hari kerja, untuk masalah biaya ini yang susah – susah gampang bro. Karena jenis motor dan lokasi bengkel akan menentukan harga, bengkel disekitar jabodetabek biasanya akan mematok harga sekitar Rp 300.0000, - 500.000,.

nah untuk lebih jelasnya silahkan tonton video dibawah ini ya bro dan jangan lupa tinggalkan komen, like dan sharenya ya bro.




Akhir kata dari gua tetep keep riding no arogan, hormati para pejalan kaki, salam oprex dan salam satu asphal. Wor… wor...  

Komentar