Jenis, Fungsi, dan Kerusakan Rem Sepeda Motor

Selamat datang dulu para bro semua, dari mas bro sama mba bro dari yang biasa nongkrong di portal ini atau yang baru nyasar. Kali ini mau ngebahas jenis – jenis rem pada sepeda motor dari ABS, Non ABS, CBS terus Fixed Caliper dan Floating Caliper. Dari system kerjanya, part terkait, kerusakan rem dari ngelos atau blong, macet, bunyi  dan solusinya. Ya walaupun pada postingan entah keberapa pernah di omongin tapi kali ini akan kita gali lebih dalam sadalam hatinya yang kadang susah untuk dibaca et… ngomong apa gua barusan.

Fungsi Rem Sepeda Motor


Apa sih fungsi rem pada sepeda motor ? rem berfungsi untuk memperlambat / menghentikan laju sepeda motor dengan gesekan yang ditimbulkan oleh sepotong bahan nonmetal (kanvas rem) dan permukaan metal yang berputar bersama roda sepeda motor (drumbrake untuk rem teromol, piringan cakram untuk rem cakram). Rem pada sepeda motor dioprasikan melalui kaki dan tangan kemudian kemudian diteruskan ke system pengereman untuk memperlambat laju roda.

rem sepeda motor



Gambar Rem Cakram ABS tipe Floating Caliper

Menurut Pengoprasiannnya Rem Sepeda Motor dibagi menjadi 2 yaitu :

Rem Teromol (Drum Brake) atau Rem Mekanik

Jenis rem yang menyatu dengan roda, jika roda memutar maka teromol akan ikut berputar, tapi sepatu rem / kanvas rem yang berada didalam teromol akan menekan permukaan teromol bagian dalam sehingga terjadi pengereman. Rem teromol banyak dipakai di sepeda motor karena cara kerjanya sederhana, yaitu apabila pedal rem ditekan maka kabel rem (matik) atau rod (bebek / sport) akan tertarik kemudian lengan rem (brake arm) akan menggerakan noken rem (brake cam) yang kemudian akan mengungkit / menggerakan kanvas rem agar menekan teromol, sehingga roda akan berhenti.  

Berikut gambarnya


rem motor matik macet


Komponen Rem Teromol :

Sepatu Rem atau Kanvas Rem
Untuk rem teromol biasanya kanvas rem berbentuk busur yang berda di dalam teromol, berfungsi untuk menahan putaran teromol sehingga roda ikut terkunci.

Teromol
Berfungsi untuk membuat gesekan dengan kanvas rem, sehingga sesuai umur pakai sepeda motor lama kelamaan teromol bagaian dalam akan terkikis karena gaya gesekan yang terjadi. Maka jika teromol sudah aus / terkikis walaupun sudah ganti kanvas rem setelan rem belakang akan semakin kedepan, terasa seperti memakai kanvas rem yang sudah lama bukan kanvas rem baru.

Pegas pembalik
Berfungsi untuk membalikan sepatu rem keposisi semula apabila tekanan dari pedal rem berkurang.

Noken Rem (Brake Cam)
Berfungsi untuk mengungkit kanvas rem agar bergesekan dengan teromol.

Paha Rem / Lengan Rem (Brake Arm)
Sebagai penghubung antara kabel rem / rod dengan brake cam (brake cam).


Rem Cakram (Disc Brake) atau Rem Hidrolik

Rem cakram adalah kompone rem yang dilengkapi piringan (disc) yang dipasang secara parallel dengan putaran roda, jadi sewaktu terjadi pengereman, piringan atau cakram akan dijepit oleh sepasang kanvas rem dibagian kanan dan kirinya karena dorongan piston yang menerima tekanan dari minyak rem.

Menurut Jumlah Sisi Piston Rem Cakram Dibagi Manjadi 2 Yaitu :

Tipe Satu Piston atau Kaliper Luncur (Floating Caliper)

Pada tipe ini tekanan hidrolik dari master silinder akan mendorong piston kearah kiri sehingga kanvas rem menjepit piringan cakram sementara itu caliper / kepala babi akan bergerak berlawanan dengan arah gerakan piston caliper. Untuk tipe satu piston disini bukan berapa jumlah banyaknya piston caliper tapi pada jumlah sisi kanan dan kiri piston caliper tersebut.
Pada umumnya sepeda motor yang mempunyai cc di bawah 250 akan memakai jenis ini dengan jumlah piston caliper mulai dari satu contoh sepeda motor Honda Beat FI, dua piston Yamaha Vixion sementara yang tiga piston Honda PCX 150 thailand.

Tipe Dua Piston atau Kaliper Tetap (Fixed Caliper)

Pada tipe ini di dalam caliper terdapat piston yang terletak di kedua sisi kanan dan kiri dri piringan cakram, tenaga pengereman akan terjadi jika ada tekanan dari master silinder yang kemudian diteruskan ke piston silinder yang akan mendorong kanvas rem sehingga menjepit piringan cakram dari sisi kanan dan kiri. Kerja rem caliper tetap sangat akurat dari pada tipe Floating Caliper karena gaya pengereman pada kedua kanvas rem kanan dan kiri akan sama besar.
Biasanya sepeda motor yang menggunakan Fixed Caliper adalah sepeda motor dengan cc 1000, yang membutuhkan gaya pengereman yang besar. Jika ditotal jumlah piston caliper minimal berjumlah 4 sampai 6 pada caliper / kepala babi.

rem motor



Menurut Cara Kerjanya Rem Cakram dibagi :


ABS (Antilock Breaking System)

Nah, untuk yang ini pernah gua posting jadi buka aja ini linknya check it dot…

Non ABS

Pada rem ini sebenarnya rem model konvensional yang tak memerlukan sensor – sensor pada system pengeremannya, untuk urusan safety kurang memadai karena jika biker terlalu kencang menekan pedal rem roda depan akan terkunci mendadak sehingga sepeda motor akan terpelanting atau jatuh. 

CBS (Combi Brake System)

Jika ngomongin CBS berarti mengingatkan sepeda motor matic keluaran pabrikan sayap mengepak, iya kan bro…  Combi brake system adalah system pengereman yang menggabungkan antara rem bagian depan dan rem bagian belakang, dengan cara menekan hendel rem sebelah kiri maka rem bagian depan dan rem bagian belakang akan bekerja secara bersamaan.
Pada saat hendel rem kiri ditarik maka sistem pengereman bagian depan akan bekerja 30% sementara belakang akan bekerja 100 % sehingga rem akan bekerja sesuai kebutuhan. Tapi saat hendel kanan ditarik rem depan akan bekerja 100 % sedangkan  rem belakang tidak akan bekerja, ya sama persis seperti rem sepada motor pada umumnya.    

Cara Kerja Rem CBS :

Saat hendel rem kiri ditarik, aqualizer combi brake akan bekerja menyalurkan tenaga tekanan tersebut menjadi dua yaitu menuju rem roda belakang dan menuju tuas ungkit yang akan menekan knocker kemudian menekan piston master silinder dan mengaktifkan rem depan. Pada dasarnya system ini berkerja secara mekanik bukan seperti rem ABS yang memakai sensor, jadi bisa dilakukan penyetelan jarak main bebas dan mengaktifkan ataupun menonaktifkan.

Kerusakan Pada System Pengereman :

Rem blong atau ngelos untuk ini gua bagi linknya aja ya bro, check it dot..

5 Penyebab Rem Sepeda Motor Blong, Ngelos dan Tidak Pakem

Lampu rem manjer atau nyala terus ini linknya check it dot….
Rem bunyi
Untuk rem cakram mengindikasikan bahwa kanvas rem sudah habis maka lakukan penggentian secepatnya, jika tidak maka piringan cakram akan aus atau terkikis. Sementara untuk rem teromol cukup lakukan pembersihan pada kanvas rem dan teromol karena adanya penumpukan debu sehingga rem menjadi licin dan berbunyi.

Rem motor ngunci / seret atau ngga balik
Ini sering kali terjadi pada sepeda motor yang ganti kavnas rem tanpa melakukan pembersihan dan pelumasan pada part yang pengungkit salah satunya noken rem (brake cam) jika sepeda motor tersebut memakai rem teromol contoh rem belakang sepeda motor honda beat, Yamaha mio yang ngga mau balik atau seret. Solusinya dengan melakukan pembersihan dan pelumasan pada brake cam gambar ada di penjelasan rem teromol.
Sementara untuk rem cakram yang seret bisa diakibatkan dari breket caliper yang tidak dilumasi, sil piston yang mekar dan piringan cakram yang aus atau termakan sabagian sehingga roda seret karena terkunci rem yang rusak tersebut.

Ini video penggantian kanvas rem yang benar, chek it dot…




Ok bro sekian dulu, berhubung gua punya channel youtube jangan lupa disubscribe ya walaupun masih butuh banyak perbaikan. See you next, don’t you forget safety first, keep riding no arogan and salam satu aspal….

Komentar

  1. Salam otomotif gan.. saya ngadmin di www.masbengkel.com.. mampir ya kapan²

    BalasHapus
  2. Saran saya, tulisan yang berwarna kuning seperti pada “Fungsi Rem Sepeda Motor” untuk diganti warnanya. Susah dibaca, membuat sakit mata. Dan bahasanya tolong untuk lebih baku lagi. Sekian.

    BalasHapus

Posting Komentar